Home / Paket Wisata Lombok / Berwisata Religi ke Makam Loang Baloq dan PPH Van Ham di Lombok

Berwisata Religi ke Makam Loang Baloq dan PPH Van Ham di Lombok

Berwisata Religi ke Makam Loang Baloq dan PPH Van Ham di Lombok

 Berwisata Religi ke Makam Loang Baloq dan PPH Van Ham di Lombok - Paket wisata Lombok

Paket wisata Lombok tidak selalu harus tentang wisata pantai atau gili. Karena masih banyak pesona pulau ini, yang mana salah satunya adalah Loang Baloq. Dan yang menjadikan tempat ini bersejarah adalah karena adanya makam Loang Baloq dan Makam PPH Van Ham. Dua makam atau kuburan tersebut merupakan makam tokoh terkenal dan berpengaruh di Lombok. Maka tak heran jika tempat ini sering dijadikan tujuan wisata religi dan wisata sejarah oleh masyarakat.

Jika anda ingin berkunjung ke tempat ini, jangan khawatir, karena banyak paket wisata lombok yang tujuannya ke destinasi bersejarah ini. Oya, menurut kisah masyarakat setempat, meski jaraknya berdekatan, Makam Loang Baloq dan Makam PPH Van Ham memiliki latar belakang  serta kisah yang sedikit bertolak belakang. Loang Baloq adalah kata yang berasal dari bahasa Sasak, berarti pohon beringin yang berlubang. Area Makam tersebut memang ditumbuhi sebuah pohon beringin yang usianya ratusan tahun.

Di kawasan Makan Loang Baloq ini ada 3 makan yang istimewa dan kerap dikunjungi warga, yakni makam Maulana Syech Gaus Abdurrazak, makam Anak Yatim dan makan Datuk Laut. Syech Gaus Abdurrazak adalah seorang pendakwah Islam dari Baghdad Irak. Ia menyebarkan ajaran Islam di Palembang dan Lombok sekitar 18 abad lalu. Makam Syech Gaus Abdurrazak berada di lubang tepat di bawah pohon beringin tua yang berbentuk persegi panjang. Terdapat lubang ditengah makan, biasanya digunakan sebagai tempat menaburkan bunga oleh peziaran.

Untuk sampai ke kedalam makam, Anda perlu memasuki sebuah pintu masuk. Di samping pintu masuk sudah disipakan air dan sebuah mushola yang bisa digunakan oleh pengunjung. Sementara itu, di samping bagian luar makam Maulana Syech Gaus Abdurrazak terdapat makam Anak Yatim dengan ukuran lebih kecil. Kemudian terdapat makam Datuk Laut di samping makan Anak Yatim yang dbangun permanen berukuran 3 x 4 meter dengan keramik warna hitam.

Di tempat ini, selain berziarah pengunjung yang datang juga bisa menggelar sejumlah ritual seperti potong rambut anak yang masih balita. Peziarah yang datang biasanya juga menyampaikan nazar mereka dan berdoa di makam agar permintaanya segera dikabulkan. Misalnya seperti berdoa minta didekatkan dengan jodoh, panjang umur, kesehatan dan murah rejeki.

Mereka yang menyampaikan nazar, selalu mengikatkan sesuatu ke akar gantung pohon beringin di dekat makam. Apabila nazar mereka dikabulkan, mereka akan kembali ke tempat itu dan membuka ikatan dan membayar nazar yang sudah disampaikan. Tradisi seperti ini disebut dengan Saur Sesangi.

Makam Loang Baloq berhubungan dengan sejarah syiar agama Islam masa lalu, sedangkan makam PPH Van Ham berkaitan dengan sejarah pertempuran Belanda melawan kerajaan Mataram. PPH Van Ham adalah wakil komandan ekspedisi yang dipimpin Jenderal JA Vetter dengan pangkat Mayor Jenderal. Sampai sekarang, kawasan makam Van Ham masih sering dikunjungi khusunya oleh orang-orang Belanda yang kebetulan sedang berada di Mataram.

Kompleks makam Loang Baloq ada di Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Ampenan atau berjarak sekitar 6 km dari kota Mataram. Akses untuk menuju tempat ini sangat mudah. Anda dapat menaiki kendaraan umum yang melewati tempat ini. Bagi Anda yang ingin berkeliling dengan rombongan keluarga bisa juga dengan menyewa mobil.

Jika Anda menggemari wisata religi dan sejarah, maka mengunjungi makam Loang Baloq dan PPH Van Ham sangat kami rekomendasikan untuk anda.

About Ayu Sekar Ningrum

Cek Juga

Paket Wisata Lombok 4h3m Cocok Untuk Piknik Keluarga

Setelah lama bekerja dan bersekolah, Anda pasti memiliki kepenatan dan bosan. Anda sangat perlu berlibur. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *