< !-- Custom Header code here... --> Mengenal Lebih Jauh Destinasi Wisata Desa Sade Yang Dihuni Oleh Suku Sasak - WisataLombok.co

Mengenal Lebih Jauh Destinasi Wisata Desa Sade Yang Dihuni Oleh Suku Sasak

Desa SADE Lombok
Desa SADE Lombok

Mengunjungi Pulau Lombok untuk menghabiskan waktu liburan adalah suatu hal yang cukup menyenangkan. Melihat indahnya taman,mencicipi aneka makanan khas yang sangat lezat, bermain dengan pasir putihnya, bahkan anda bisa menemui suasana kehidupan Desa yang indah. Seperti Destinasi Wisata Desa Sade di Lombok Tengah Ini.

Lokasi Tempat Wisata lombok yang satu ini  bisa dikatakan sangatlah strategis, karena dari Bandara Internasional Lombok, hanya membutuhkan waktu 15 menit saja untuk sampai di lokasi.Masyarakat yang menempati Desa Sade adalah asli Lombok yaitu Suku Sasak.Di tempat ini, keidupan budaya sasak masih sangat dipertahankan. Sehingga anda bisa melihat adat dan budaya suku sasak yang begitu kental. Desa Sade ini selalu dilewati apabila anda ingin berlibur ke Pantai Lombok selatan seperti Selong Belanak,Tanjung Aan dan Pantai Kuta.

Meskipun hanya dihuni oleh sekitar 152 kepala keluarga, akan tetapi kehidupan di Desa Sade ini begitu indah. Karena masyarakatnya mempunyai kehidupan damai dan kental akan keaslian adat istiadatnya. Benar-benar suasana adat sasak yang begitu indah dengan jajaran 152 rumah sasak yang tertata rapi dan bersih. Keaslian adat dan rumah Desa Sade ini dipertahankan bersama-sama oleh pemerintah dan masyarakat Desa Sade.

Rumah masyaraat asli Desa Sade terdiri dari dua buah ruangan.Ruangan pertama berada di bagian dalam dan diperuntukkan angota keluarga wanita. Biasanya ruangan ini juga dirangkap sebagai dapur. Sedangkan ruang yang kedua, ada di bagian luar dan ditempati oleh anak laki-laki dan orangtua.

Uniknya lagi, lantai rumah masyarakat Desa Sade dibersihkan menggunakan kotoran kerbau supaya licin, mengkilat, dan jauh dari serangga.

Mayoritas Suku Sasak memeluk agama Islam. Sebagian kecil dari masyarakat Suku Sasak ada prakterk islam yang sedikit berbeda yakni penganut Islam Wetu Telu. Terdapat juga sebagian kecil masyarakat Suku Sasak yang memeluk kepercayaan pra-islam dan disebut Sasak Boda. Terlepas dari itu semua, yang jelas Suku Sasak mempunyai lingkungan kehidupan sendiri. Masyarakatnya mampu hidup tentram dan damai ditengah-tengah perbedaan keyakinan tersebut.

Berwisata ke Desa Sade memanglah sangat menyeangkan. Hal tersebut bisa kita dapatkan ketika melihat banyaknya rumah yang menjadi toko dagangan. Mereka menjual cinderamata khas Lombok dan songket asli Lombok.Cinderamata yang mereka tawarkan berupa kalung, gelang, dan tempat perhiasan. Semua aksesoris tersebut hasil tangan kratif warga Desa Sade. Ada juga cinderamata khas Desa Sade yang cukup unik.Yaitu motif khas Lombok Cicak, motif ini mempunyai makna simbol keberuntungan.

Kin songket khas dari Desa Sade sangatlah rapi dan indah, semua proses pembuatannya dilakukan sendiri mulai dari bahannya. Kain songket ini berbahan seperti benang yang dipintal sendiri oleh warga Sasak Desa Sade. Selanjutnya, mereka dengan sabar menenunnya menjadi sebuah kain songket yang sangat indah dengan corak dan motif unik. Kain tenun ini wajib anda beli sebagai oleh-oleh, anda pun dijamin tiak akan menyesal membeli kain indah ini.

Desa Sade adalah Desa yang keberadaannya sengaja dipertahankan, tanpa merubah kebiasaan, adat ataupun rumah adatnya. Rumah masyarakat Desa Sade berbahan dasar bambu dan memiliki alas berupa tanah.Sehingga, ketika memasuki Desa Sade anda akan merasakan indahnya suasana pedesaan yang masih sangat kental.

Ajaklah keluarga anda untuk berlibur ke Desa Sade, dijamin liburan anda akan semakin menyenangkan. Ramah tamah dari masyarakat setempat, ditambah desa yang masih terawat dengan baik mampu menciptakan sensasi liburan yang berbeda.

Baca Juga : Menikmati Keindahan Yang Luar Biasa Di Pantai Senggigi Lombok

Intan Pintoko

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
*