< !-- Custom Header code here... --> 3 Upacara Adat Yang Unik Di Lombok - WisataLombok.co

3 Upacara Adat Yang Unik Di Lombok

3 Upacara Adat Yang Unik Di Lombok - wisata lombok

Wisata lombok – Sebagai Negara Kepulauan yang kaya akan budaya, hampir di setiap daerah di Indonesia memiliki Upacara Adat masing-masing, begitu juga dengan Lombok. Pulau yang dikenal memiliki keindahan alam yang luar biasa ini juga memiliki beberapa Upacara Adat yang unik. Upacara Adat sendiri adalah aktivitas sakral yang dilakukan disetiap daerah. Tentu saja di daerah satu dengan daerah lain memiliki Upacara Adat yang berbeda.

Lombok memiliki 3 Upacara adat yang unik, Upacara Adat di Lombok didasari dengan Legenda atau kepercayaan. Di bawah ini adalah 3 Upacara Adat yang unik di Lombok.

  • Upacara Adat “Merariq”

Upacara Adat yang unik di Lombok yang pertama adalah Upacara Adat Merariq. Merariq sendiri diambil dari Bahasa Suku Sasak yang berarti Menikah. Singkatnya, Upacara Adat ini adalah Upacara Pernikahan di Lombok. Memang setiap daerah memiliki prosesi pernikahan yang berbeda, begitu juga di Lombok.

Dalam Upacara Merariq, mempelai pria akan menculik mempelai perempuan, tentu saja atas kesepakatan orang tua, bukan menculik yang sebenarnya. Lalu setelah hal ini dilakukan, keesokan harinya akan dilakukan prosesi ijab kobul untuk meresmikan pernikahan mereka. Upacara pernikahan ini tergolong unik, ditambah lagi dengan pakaian dan hiasan pernikahan yang benar-benar khas Lombok. Nuansa tradisi sangat kental dalam Upacara Adat Merariq ini. Jika Anda beruntung dan datang ke Lombok di waktu yang pas, dalam hal ini adalah ada orang yang sedang melangsungkan pernikahan, Anda bisa melihat Upacara Merariq secara langsung.

  • Nyongkolan

Ini adalah Upacara atau kegiatan yang masih terkait dengan prosesi pernikahan di Lombok. Secara singkat, Nyongkolan adalah prosesi arak-arakan kedua mempelai dari rumah mempelai pria ke mempelai wanita. Namun karena terkadang terkendala dengan jarak, arak-arakan ini tidak diartikan secara harfiah. Biasanya rombongan akan berjalan kaki sekitar satu kilometer menuju rumah mempelai perempuan. Setelah sebelumnya menggunakan kendaraan dari mempelai pria. Nyongkolan ini memiliki tujuan agar masyarakat di sekitar mempelai wanita tinggal akan mengenal mempelai pria yang akan jadi suaminya. Hal ini dilakukan karena sebagian besar prosesi pernikahan di Lombok dilakukan di tempat mempelai pria. Dengan adanya Nyongkolan ini, maka pernikahan akan terasa juga di lingkungan mempelai wanita. Dalam Nyongkolan ini, biasanya rombongan akan membawa beberapa barang, seperti hasil kebun dan lain sebagainya. Selain itu, biasanya juga diiringi dengan penabuh musik, baik itu gamelan atau rebana. Jika Anda datang ke Lombok di waktu yang tepat dan waktu keberuntungan, maka Anda bisa melihat prosesi Upacara Nyongkolan secara langsung. Suasana tradisi akan sangat terasa di acara ini.

  • Upacara Bau Nyale

Bisa dikatakan ini adalah Upacara Adat yang paling terkenal di Lombok. Bau Nyale sendiri berasal dari Bahasa Sasak, Bau yang berarti menangkap dan Nyale yang berarti nama cacing laut yang ada di Lombok. Jadi Upacara ini adalah upacara menangkap cacing laut yang ada di Lombok. Upacara ini bermula dari sebuah Legenda yang ada di Lombok, yaitu Legenda Putri Mandalika yang berenkarnasi menjadi cacing laut. Upacara ini dilakukan setiap tahun, dimana orang-orang akan turun ke pantai dan menangkap cacing laut saat air laut surut. Jika Anda datang diwaktu yang tepat, Anda juga bisa ikut berpartisipasi dalam upacara Bau Nyale ini. Sangat sayang untuk dilewatkan.

Demikian adalah sedikit ulasan mengenai 3 Upacara Adat yang unik di Lombok. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda.

Ayu Sekar Ningrum

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
*