< !-- Custom Header code here... --> Di Balik Keindahan Mutiara Dari Sekarbela Lombok - WisataLombok.co

Di Balik Keindahan Mutiara Dari Sekarbela Lombok

Di Balik Keindahan Mutiara Dari Sekarbela Lombok - Wisata Lombok

Wisata Lombok – Membahas tentang Pulau Lombok memang tidak pernah ada habisnya, bukan hanya tempat wisata alamnya saja yang menakjubkan, tetapi ada banyak hal lain yang sangat menarik untuk digali lebih jauh. Selain dikenal memiliki tempat wisata bahari yang indah dan gunung Rinjani yang berdiri gagah, ada banyak hal lain yang dimiliki Lombok. Salah satunya adalah kerajinan, Lombok memiliki beberapa kerajinan khas yang sudah dikenal sangat luas, bahkan hingga ke mancanegara. Kerajinan-kerajinan dari Lombok seperti kain tenun, gerabah, anyaman bambu dan tentu saja perhiasan dari mutiara.

Kerajinan mutiara adalah kerajinan yang bernilai paling tinggi di Lombok. Banyak sekali tempat pengrajin mutiara yang ada di Lombok, salah satunya adalah Sekarbela. Ada banyak hal yang bisa dikupas di balik keindahan mutiara dari Sekarbela Lombok, di bawah ini adalah sedikit ulasannya.

  • Kenapa Sekarbela?

Memang banyak sekali pengerajin mutiara yang ada di Lombok, namun yang paling dikenal adalah Sekarbela. Ada beberapa alasan kenapa Kampung Sekarbela lebih dikenal dibandingkan tempat pengerajin mutiara yang lain di Lombok. Salah satu alasannya adalah karena lokasi Kampung Sekarbela yang tidak jauh dari Pusat Kota Mataram. Tepatnya hanya sekitar 4 kilometer saja dari Pusat Kota Mataram, berada di Kecamatan Ampenan, Mataram. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota menjadikan Kampung Sekarbela lebih dikenal, karena jelah lebih mudah diakses.

  • Banyak Toko Penjual Kerajinan Mutiara

Di Kampung Sekarbela, selain sebagai pusat pengrajin mutiara, ada banyak sekali toko yang menjualnya. Jadi bisa dikatakan tempat ini adalah pusat kerajinan mutiara yang lengkap di Lombok. Ada banyak pengrajin, sekaligus showroom kerajinan itu sendiri. Hal ini tentu memudahkan para wisatawan yang ingin membeli kerajinan mutiara. Selain lebih banyak pilihan, pasti harga yang ditawarkan juga lebih bersaing. Jika Anda berkunjung ke Lombok dan berniat untuk membeli kerajinan mutiara, Kampung Sekarbela adalah tempat yang paling direkomendasikan untuk Anda. Karena lokasinya yang strategis dan jenis kerajinan mutiara yang lengkap.

  • Kerajinan Mutiara Sekarbela Mendunia

Perlu Anda ketahui, bukan hanya orang Indonesia saja yang menyukai kerajinan mutiara. Justru wisatawan asing jauh lebih tertarik dengan kerajinan mutiara. Hal ini terbukti dari banyaknya jumlah pembeli kerajinan mutiara yang justru dari luar Negeri. Kerajinan mutiara Sekarbela sendiri menjadi salah satu buruan utama para wisatawan. Bahkan kerajinan mutiara Sekarbela sudah masuk ranah ekspor. Tidak heran jika Kerajinan mutiara Sekarbela saat ini telah mendunia. Indonesia, khususnya Lombok adalah salah satu penghasil mutiara terbaik di Dunia. Hal ini juga yang menjadi salah satu faktor begitu terkenalnya Kampung Sekarbelaakan kerajinan mutiaranya.

  • Kualitas Mutiara Sekarbela

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan di atas, Lombok adalah salah satu penghasil mutiara terbaik di Dunia. Jadi kualitas mutiara dari Sekarbela sudah tidak perlu lagi diragukan. Tidak hanya itu saja, nilai seni dan kreatifitas dari para pengrajin mutiara di Sekarbela juga sangat luar biasa. Jadi kerajinan mutiara dari Kampung Sekarbela memiliki kualitas yang lengkap, selain kualitas mutiara yang bagus, nilai seni dari kerajinan tersebut juga sangat luar biasa. Kebanyakan atau sebagian besar pengerajin masih membuat kerajinan secara tradisional, dengan kata lain kerajinan dibuat dengan tangan. Ini menambah nilai seni dari kerajinan mutiara itu sendiri. Tidak heran jika kerajinan mutiara Kampung Sekarbele digemari wisatawan asing.

Demikian adalah sedikit ulasan mengenai keindahan mutiara dari Sekarbela dan juga Kampung Sekarbela itu sendiri. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda.

Ayu Sekar Ningrum

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
*