Inilih Daftar Lokasi Bersejarah di Lombok

Inilih Daftar Lokasi Bersejarah di Lombok   Selain terkenal karena keindahan Gili (pulau kecil) nya, ternyata wisata di Lombok juga menyuguhkan berbagai lokasi wisata sejarah yang tak kalah menarik dan indah. Nah buat anda yang sedang bingung, memilih lokasi wisata sejarah mana yang ingin di datangi, berikut akan kami rangkum ulasan selengkapnya.  1.	Pura Mayura  Wisata di Lombok yang pertama yang syarat akan cerita sejarah adalah pura Mayura. Pura ini terletak di kecamatan Cakranegara, kota Mataram. Pura Mayura didirikan oleh Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1744. Nama Mayura diberikan karena memiliki arti burung merak dalam bahasa Sansekerta. Pengambilan nama itu dikarenakan dahulu sangat banyak ular yang mengganggu warga yang hendak melakukan doa di pura tersebut. Oleh karenanya beberapa penasehat menyarankan untuk memelihara burung merak guna membunuh ular-ular yang mengganggu. Pura Mayura juga menjadi saksi bisu atas kejayaan 3 kerjaan yang pernah berkuasa di pulau Lombok. Ketga kerajaan itu antara lain Bali, Terdapat sebuah taman yang berada di tengah pura. Taman itu menjadi primadona di pura Mayura.  2.	Museum Negeri Nusa Tenggara Barat  Museum Negeri Nusa Tenggara Barat terletak di jalan Panji Tilar Negara no 6 Taman Sari, Mataram. Musium ini menjadi salah satu kebanggaan di kota Mataram. Sebelum memasuki museum, anda akan disambut oleh boneka yang berpakaian adat Sasak, Mbojo, dan Samawa. Selain itu terdapat alat-alat kebutuhan sehari-hari seperti alat memasak, bercocok tanam, melaut, dan lain sebagainya. Selain pakaian dan alat-alat kebutuhan, anda akan menemukan sebuah catata sejarah mengenai Lombok yang tertuliskan di daun lontar. Banyak juga model keris yang digunakan saat upacara adat. Riwayat perjalanan kerajaan Islam dan Bima juga ada di sana lengkap dengan peninggalan sang sultan atau raja. Cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1000 rupiah, anda dapat menikmati semua sejarah tentang Lombok.  3.	Pura Lingsar Lombok Barat  Selain digunakan sebagai tempat beribahan umat Hindu, pura ini dibangun untuk menghormati Dewa Wisnu yang diwujudkan dengan pembangunan kolam di dalamnya. Sejak dahulu, pura ini dijadikan sebagai tempat ritual keagamaan yang bersejarah. Kolam yang ada di dalamnya bernama Telaga Ageng. Kabarnya kolam ini dihuni ikan yang jika dipanggil tidak keluar dan tidak akan menampakkan diri. Masyarakat biasa melemparkan uang ke dalam kolam yang dipercayai untuk mendapatkan kemudahan rezeki dari Tuhan. Tak heran jika banyak koin berserakan di dalam kolam.  4.	Kota Tua Ampenan Kota Tua Ampenan terkenal dengan kota etnis. Anda dapat menemukan kampung Cina, kampung Bali, Kampung Melayu, kampung Bugis, Kampung Banjar, dan kampung Arab. Beragamnya etnis yang ada di kota tua Ampenan ini memperkuat sejarah keberadaan pelabuhan yang memudahkan akses masuknya beragam budaya ke wilayah Ampenan. Kota ini sudah seperti ini sejak jaman Belanda, tak heran jika kebudayaan disana sangat beragam.  5.	Pura Meru  Pura Meru terletak di pusat bisnis Cakranegara kota Mataram. Anak Agung Ngurah Karangasem yang membangun pura ini untuk kepentingan sosial dan agama. Di dalam pura, terbagi menjadi 3 bagian yang terbentang dari barat ke timur dan masing-masing bagian terdapat 33 sanggah berwarna putih yang melambangkan banyaknya desa yang terlibat dalam pembangunan pura Meru. Pura ini merupakan pura terbesar di pulau Lombok. Sejak dahulu hingga sekarang pura ini dijadikan sebagai lokasi persembahyangan, pelaksanaan acara adat, dan tempat berkumpul untuk melaksanakan musyawarah.  Itulah 5 lokasi wisata sejarah yang ada di pulau Lombok. Hormati dan jangan merusak atau mengambil barang-barang yang ada lokasi. Semoga bermanfaat.

Wisata Lombok – Selain terkenal karena keindahan Gili (pulau kecil) nya, ternyata wisata di Lombok juga menyuguhkan berbagai lokasi wisata sejarah yang tak kalah menarik dan indah. Nah buat anda yang sedang bingung, memilih lokasi wisata sejarah mana yang ingin di datangi, berikut akan kami rangkum ulasan selengkapnya.

  1. Pura Mayura

Wisata di Lombok yang pertama yang syarat akan cerita sejarah adalah pura Mayura. Pura ini terletak di kecamatan Cakranegara, kota Mataram. Pura Mayura didirikan oleh Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1744. Nama Mayura diberikan karena memiliki arti burung merak dalam bahasa Sansekerta. Pengambilan nama itu dikarenakan dahulu sangat banyak ular yang mengganggu warga yang hendak melakukan doa di pura tersebut. Oleh karenanya beberapa penasehat menyarankan untuk memelihara burung merak guna membunuh ular-ular yang mengganggu. Pura Mayura juga menjadi saksi bisu atas kejayaan 3 kerjaan yang pernah berkuasa di pulau Lombok. Ketga kerajaan itu antara lain Bali, Terdapat sebuah taman yang berada di tengah pura. Taman itu menjadi primadona di pura Mayura.

  1. Museum Negeri Nusa Tenggara Barat

Museum Negeri Nusa Tenggara Barat terletak di jalan Panji Tilar Negara no 6 Taman Sari, Mataram. Musium ini menjadi salah satu kebanggaan di kota Mataram. Sebelum memasuki museum, anda akan disambut oleh boneka yang berpakaian adat Sasak, Mbojo, dan Samawa. Selain itu terdapat alat-alat kebutuhan sehari-hari seperti alat memasak, bercocok tanam, melaut, dan lain sebagainya. Selain pakaian dan alat-alat kebutuhan, anda akan menemukan sebuah catata sejarah mengenai Lombok yang tertuliskan di daun lontar. Banyak juga model keris yang digunakan saat upacara adat. Riwayat perjalanan kerajaan Islam dan Bima juga ada di sana lengkap dengan peninggalan sang sultan atau raja. Cukup mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1000 rupiah, anda dapat menikmati semua sejarah tentang Lombok.

  1. Pura Lingsar Lombok Barat

Selain digunakan sebagai tempat beribahan umat Hindu, pura ini dibangun untuk menghormati Dewa Wisnu yang diwujudkan dengan pembangunan kolam di dalamnya. Sejak dahulu, pura ini dijadikan sebagai tempat ritual keagamaan yang bersejarah. Kolam yang ada di dalamnya bernama Telaga Ageng. Kabarnya kolam ini dihuni ikan yang jika dipanggil tidak keluar dan tidak akan menampakkan diri. Masyarakat biasa melemparkan uang ke dalam kolam yang dipercayai untuk mendapatkan kemudahan rezeki dari Tuhan. Tak heran jika banyak koin berserakan di dalam kolam.

  1. Kota Tua Ampenan

Kota Tua Ampenan terkenal dengan kota etnis. Anda dapat menemukan kampung Cina, kampung Bali, Kampung Melayu, kampung Bugis, Kampung Banjar, dan kampung Arab. Beragamnya etnis yang ada di kota tua Ampenan ini memperkuat sejarah keberadaan pelabuhan yang memudahkan akses masuknya beragam budaya ke wilayah Ampenan. Kota ini sudah seperti ini sejak jaman Belanda, tak heran jika kebudayaan disana sangat beragam.

  1. Pura Meru

Pura Meru terletak di pusat bisnis Cakranegara kota Mataram. Anak Agung Ngurah Karangasem yang membangun pura ini untuk kepentingan sosial dan agama. Di dalam pura, terbagi menjadi 3 bagian yang terbentang dari barat ke timur dan masing-masing bagian terdapat 33 sanggah berwarna putih yang melambangkan banyaknya desa yang terlibat dalam pembangunan pura Meru. Pura ini merupakan pura terbesar di pulau Lombok. Sejak dahulu hingga sekarang pura ini dijadikan sebagai lokasi persembahyangan, pelaksanaan acara adat, dan tempat berkumpul untuk melaksanakan musyawarah.

Itulah 5 lokasi wisata sejarah yang ada di pulau Lombok. Hormati dan jangan merusak atau mengambil barang-barang yang ada lokasi. Semoga bermanfaat.

Ayu Sekar Ningrum

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
*