< !-- Custom Header code here... --> Kekayaan Pesona Alam yang Memukau di Taman Mayura Lombok

Kekayaan Pesona Alam yang Memukau di Taman Mayura Lombok

Kekayaan Pesona Alam yang Memukau di Taman Mayura Lombok

Wisata Lombok – Pulau Lombok merupakan salah satu pulau wisata di Indonesia. Pulau ini sangat dikenal baik oleh wisatawan di dalam maupun luar negeri. Tidak hanya terkenal kaya akan objek wisata, baik wisata bahari, sejarah, edukasi, atau pun budaya, pulau ini juga terkenan dengan wisata buatan seperti Taman Mayura. Taman Mayura Lombok merupakan sebuah bangunan taman yang kental dengan corak khas Bali dan Jawa.

Mengenal Lebih Dekat Taman Mayura Lombok

Taman Mayura Lombok dibangun oleh Raja Anak Agung Ngurah Karangasem pada masa kerajaan Bali masih berkuasa di Lombok, yaitu sekitar tahun 1744 Masehi. Taman ini  terletak di daerah Cakranegara, kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dapat ditempuh kira-kira sekitar 15 menit apabila melalui kecamatan Narmada.

Kata Mayura berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti burung Merak. Pada awalnya Taman Mayura bernama Taman Kalepug, artinya suara jatuhnya air di sebuah telaga. Nah, mengapa namanya berganti menjadi Mayura ? Konon, pada jaman dahulu di kawasan taman ini banyak ularnya. Kemudian, didatangkanlah burung-burung Merak dari daerah Palembang untuk memangsa ular tersebut. Sejak saat itu Taman Kalepug berganti nama menjadi Taman Mayura.

Anda penasaran dengan kekayaan legenda di Taman Mayura ? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Saat Anda berkunjung ke Taman Mayura, Anda akan menemui suasana kerajaan Singosari. Terdapat bangunan terangung yang disebut Bale Kambang di tengah kolam Taman Mayura. Di sekitar Bale Kambang Anda akan menjumpai berbagai patung yang bercorak Cina, Muslim dan Jawa. Patung yang bercorak Muslim terletak di bagian Barat, utara, dan timur Bale Kambang tepatnya bersebelahan dengan bangunan linggih yang sangat kental corak khas Hindu Bali.

Anda akan menikmati suasana yang sangat unik saat memasuki Taman Mayura. Suasana alam yang sangat indah, asri, religious, dan bersejarah. Taman ini dijaga kerapian dan kebersihannya. Disini Anda akan merasakan ketenangan yang alami. Terlihat juga pepohonan manggis dan rerumputan hijau yang sangat subur dan terawat mengelilingi taman ini.

Hal yang menarik dan unik lainnya saat Anda berkunjung ke Taman Mayura ini. Pengunjung diwajibkan untuk menggunakan selendang panjang berwarna merah. Selendang ini diikatkan di pinggang setiap pengunjung. Anda pun tidak boleh sembarangan saat mengikatnya. Simpul selendang diletakkan di sebelah kiri jika sudah menikah. Untuk pengunjung yang sudah mempunyai kekasih, simpul diletakkan di sebelah kanan. Sedangkan, jika simpul selendang diletakkan di tengah-tengah menandakan masih lajang. Sangat menarik bukan?

Di komplek Taman Mayura ini Anda akan menemui empat pura utama. Pura-Pura tersebut adalah Pura Gedong, Pura Ngelurah, Pura Gunung Rinjani, dan Pura Padmasana. Ketika memasuki area pura ini, suasana akan sangat terasa religious. Biasanya pura-pura ini digunakan untuk peribadatan umat Hindu, baik dari Lombok maupun luar negeri.

Bagi Anda dan keluarga yang kebetulan ingin berkunjung ke taman Mayura, tidak perlu khawatir, karena wisata Lombok yang satu ini, letaknya memang berada di tengah kota, jadi anda dan keluarga tidak akan kesulitan untuk mencari restoran dan tempat penginapan. Ada banyak restoran dan penginapan yang bisa Anda gunakan untuk sekedar beristirahat dan melepas penat.

Jadi, saat berkunjung ke Lombok, pastikan anda menikmati segala wisata di sana, dan jangan lupa menyelami sejarah dan keindahan taman Mayura. Semoga informasi tentang wisata Lombok di atas bermanfaat. Semoga liburan Anda bersama keluarga menyenangkan.

Ayu Sekar Ningrum

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*
*